Kamis, 24 Maret 2022 | By: sovisimbolon@blogspot.com

Modul 3.3.a.6 Refleksi Terbimbing (Pengelolaan Program yang Berdampak pada Murid

Gotong royong

  1.  Apa yang menarik bagi Anda setelah mempelajari pengelolaan program yang berdampak pada murid? 

Menurut saya, yang menarik, yaitu menentukan program harus memperhatikan suara murid,       pilihan, dan kepemilikan murid. Hal tersebut, memiliki pengaruh yang besar untuk menerapkan program. Sebagai guru, kita memberikan kebebasan kepada murid untuk bertanya, mengeluarkan ide, dan berdiskusi tentang program yang ingin mereka terapkan sesuai bakat dan potensi, kita juga memberi kesempatan kepada murid untuk membangun kepercayaan diri murid, membangun interaksi sosial,dan membangun sosial dan emosional. Menentukan prioritas masalah dan kebutuhan di sekolah. Bentuk-bentuk program dan strategi memilih bentuk program yang efektif dan sesuai dengan kebutuhan aspek-aspek dalam pengembangan program (format, durasi kerja, sumber daya, lokasi). Tahapan pengelolaan program yang efektif dan berdampak serta mengevaluasi praktik yang selama ini dijalankan di sekolah. Oleh karena itu, peran guru dan orangtua hanya mendampingi murid agar pengembangan potensi kepemimpinan mereka tetap sesuai dengan kodrat, konteks dan kebutuhannya.dan,  Mengurangi kontrol kita terhadap mereka.

2. Apa yang mengejutkan yang Anda temukan dalam proses pembelajaran tentang pengelolaan program yang berdampak pada murid?
Membaca di taman literasi

 

Yang mengejutkan saya, yaitu guru  menjadikan siswa sebagai pemimpin bagi proses pembelajarannya sendiri, dan memberikan kesempatan kepada murid untuk mengembangkan kemmapuannyaa dalam mengelola pembelajaran mereka sendiri sehingga potensi kepemimpinannya dapat berkembang dengan baik. Tugas guru hanya menyediakan lingkungan yang menumbuhkan budaya di mana siswa memiliki suara, pilihan, dan kepemilikan dalam apa yang mereka pikirkan, niat yang mereka tetapkan, bagaimana mereka melaksanakan niat mereka, dan bagaimana mereka merefleksikan tindakan mereka. Bahwa sebagai guru, saya tak boleh memaksakan kehendak kepada murid saat menyampaikan pengelolaan program yang berpihak pada murid. Saya harus mendengar suara murid, memberikan kesempatan kepada murid untuk menyampaikan hal yang diharapkan sesuai bakat dan potensi. Dan, saya juga harus bisa menuntun murid saat memilih program sesuai harapan mereka sehingga program tersebut dijalankan dengan bahagia karena merasa kepemilikan.

3. Apa yang berubah yang akan Anda lakukan setelah memahami atau mempelajari materi ini?

Yang berubah dalam diri saya, yaitu saya bergerak untuk menganalisis asset atau kekuatan yang ada dalam penyusunan program. Merencanakan program yang berdampak pada murid dengan tahapan BAGJA. Menerapkan manajemen Risiko dan mengelola risiko menjadi sebuah potensi yang berorientasi pada pembelajaran murid. Melakukan monitoring dan evaluasi dalam pengelolaan program.


4. Apa yang menantang  bagi Anda untuk memahami apa yang disampaikan dalam modul ini?

Yang menantang bagi saya, yaitu membuat program baru di sekolah berdasarkan pembelajaran berpihak pada murid, dengan menerapkan model BAGJA, dan mendengar suara murid, pilihan, dan kepemilihan dengan memperhatikan karakteristik lingkungan.


5. Sumber-sumber dukungan yang saya miliki untuk membantu saya menyusun program yang berdampak pada murid.

Menurut saya, yaitu sumber dukungan dari Kepala Sekolah, Guru, murid, tata usaha, pegawai, orangtua, komite, dan pengawas. Semua sumber harus berkolaborasi

 

0 komentar: