Di Balik Diam
B- eliau asyik di dapur negara
meracik bumbu-bumbu di setiap hidangan
U-ngkapannya santun di setiap sudut negara dan di luar
kunci utama meracik bumbu-bumbu
D-erasnya teriakan di luar dapur dan dalam negara
dengan tenang menghadapi setiap pelayan
I- ngatannya selalu pada dapur negara
O- rang menganggap tak bekerja, tenggelam, tak kasat mata, bahkan rakyat melihat tak melakukan apa-apa
meski dirinya sendiri tak menyadari kalau dirinya yang asyik meracik bumbu-bumbu di dapur negara
N-yata bekerja selalu dianggap tiada padahal diri asyik bekerja dari terkecil sampai terbesar sampai mengabaikan sesuatu yang berharga. sisa-sisa bumbu dapur dikembalikan ke dapur negara tak ada niat membawa ke dapur pribadi
O-mbak-ombak politik mengguyur, angin-angin ekonomi distabilkan tetap tenang menghadapinya dan berkata, "Begitu, toh". Pemimpin yang bijaksana di dapur negara.
13 komentar:
wah Blog ibu semakin Kreatif aja bu, jadi lebih menarik..
jadi minder yang anak Teknik Informatika soal desain blog ibu..
hehehee
trims. klu ad wktu ble ajari ibu agr ibu lebi melek lg dg teknologi.
Alhamdulillah..
Teknologi semakin mempermudah kita meluangkan waktu belajar bersama tanpa batasan jarak dan waktu..
Bagus banget puisi ini
Memang ibu yang terbaiklah yang terbaik bagi kami semua buk :)
bagus Bu tetap semangat mengajari kami ya bu..
Trimksih adli dn milandra. Smgt klian mnulis ya
karyanya sangat bagus buk .
tetap langjutkan tulisan-tulisannya buk :)
Karyanya bagus buk.
Semoga saya bisa seperti ibuk.
Saya mau komen apa buk wkwkw
Bagus sekali bu, lanjutkan terus karya karya ibu .
Ibu selalu selalu jadi motivasi saya untuk belajar dan berkarya ..
Karyanya sangat bagus bu, semoga kami semua bisa seperti ibuk . !
Posting Komentar